Cara Mengatasi Radang Sendi

Cara Mengatasi Radang SendiRadang sendi akut (acute arthritis) adalah radang pada sendi yang disebabkan oleh kuman Streptococcus, Staphylococcus, hemophilia, influenza dan kuman penyakit TBC.

Penyakit Radang Sendi

Gejala penyakit radang sendi ini adalah :

  • Nyeri sendi
  • Kaku pada sendi
  • Sendi bengkak
  • Demam
  • Menggigil
  • Sendi mengeluarkan cairan

Penyakit radang sendi terbagi menjadi dua jenis yang umum :

  1. Penyakit osteoarthritis, penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang ditandai dengan keausan yang terjadi pada sendi. Hal ini disebabkan karena terjadinya kerusakan pada bagian tulang rawan.
  2. Rheumotoid arthritis, merupakan salah satu jenis penyakit nyeri yang terjai disaat sistem kekebalan tubuh kita dengan tidak bekerja dengan baik dan benar.
 Cara Mengatasi Radang Sendi

Cara Mengatasi Radang Sendi

Selain kedua jenis radang sendi diatas, radang sendi yang juga sering didiagnosa adalah :

  1. Penyakit gout
    Penyakit gout merupakan salah satu jenis nyeri sendi yang diakibatkan karena terjadinya penumpukan pada kristal di dalam sendi.
  2. Psoriatic arthritis, hal ini disebabkan merupakan akibat septic arthritis yang merupakan salah satu jenis kondisi yang paling umum yang lainnya.

Jenis Radang Sendi

Akan kami jelaskan lebih rinci mengenai penyakit nyeri sendi :

Osteoarthritis
Penyakit ini merupakan penyakit sendi yang disebabkan karena terlalu sering menggunakan sendi, misalnya adalah saat sedang berolahraga, akibat kelebihan berat badan dan akibat degeneratif faktor usia. Jika Anda merupakan seorang penari atau juga seorang olahragawan, maka kemungkinan besar untuk mengalami nyeri sendi OA ini bisa lebih besar. Kemungkinan Anda akan merasakan lutut atau juga bagian pinggul yang sakit saat Anda sedang bangun tidur, atau saat Anda sedang ingin berdiri dari jongkok. Anda bisa melakukan pemeriksaan ke dokter mengenai penyakit OA ini. Penyakit ini bisa menyerang lebih awal dan lebih dini pada olahragawan atau juga mereka yang mengalami cidera di usia dini. Walaupun memang penyakit ini lebih banyak menyerang mereka yang berusia lanjut.

Biasanya penyakit OA sendiri juga disebabkan karena terlalu berat menanggung beban tubuh, misalnya pada bagian lutut, pinggul, kaki atau juga bagian tulang belakang. Selain itu, biasanya OA akan datang dengan fase yang bertahap dan terjadi selama berbulan-bulan dan bahkan bertahun-tahun. Terkecuali jika nyeri sendi yang dialami biasanya tidak merasakan sakit atau juga tidak merasakan kelelahan.

Rheumatoid Arthritis
Penyakit ini merupakan salah satu jenis penyakit yang paling umum terjadi. Antara sekitar 1%-3% perempuan mengalami kecenderungan untuk bisa mengalami rheumatoid arthritis di dalam hidup mereka. Penyakit ini merupakan salah satu jenis penyakit autoimun. Hal ini disebabkan karena sistem kekebalan tubuh mereka menyerang bagian tubuh dan juga penyebabnya hingga saat ini masih belum diketahui secara jelas. Sendi adalah salah satu bagian tubuh yang paling utama yang bisa mempengaruhi terjadinya kerusakan pada sistem kekebalan tubuh kita. Dan seiring dengan waktu yang berjalan, peradangan yang kronis yang terjadi bisa menyebabkan terjadinya kerusakan sendi yang sangat parah dengan kasus serius bisa menyebabkan terjadinya kecacatan. Dan sekitar satu dari setiap 5 orang yang mengalami penyakit ini bisa mengembangkannya menjadi benjolam pada kulit yang disebut dengan nodul rheumoatoid. Benjolan yang terjadi ini biasanya akan berkembang disekitar sendi yang menerima tekenan berlebih.

Gejala yang muncul dari penyakit rheumatoid arthritis adalah :

  1. Kaku sendi yang terjadi pada pagi hari, namun baisanya terjadi hanya sebentar saja dan biasanya jika berlangsung selama berjam-jam atau bahkan terjadi selama sepanjang hari.
  2. Kelelahan yang bisa menyebabkan munculnya tubuh menjadi lesu dan lemah.
  3. Peradangan yang bisa mengakibatkan penurunan pada nafsu makan dan juga berat badan yang menurun
  4. Demam tinggi, ruam dan melibatkan hubungan jantung atau paru-pau serta mata bisa saja terjadi.

Penyebab dari penyakit radang sendi adalah pada penyakit ini disebabkan karena beberapa sel tubuh yang mengenali salah satu dari protein tubuh sebagai salah satu penyusup yang asing. Protein tubuh yang mengalami keterlibatan dalam penyakit ini masih belum bisa ditemukan. Dan beberapa ahli menganggap bahwa sistem kekebalan tubuh menjadi bingung setelah mengalami infeksi akibat serangan bakteri dan juga virus yang kemudian mulai menyerang bagian jaringan sendi yang normal lagi.

Cara Mengatasi Radang Sendi

Cara Mengatasi Radang Sendi Pertama

Bahan-Bahan obat radang sendi :

– 40 gram akar kembang pukul empat segar
– 2 gelas air

Cara Pemakaian obat radang sendi:

– Akar kembang pukul empat dicuci bersih
– Lalu rebus dalam 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas
– Setelah dingin, airnya diminum 1 kali sehari
– Jika badan panas, tambah tahu dan jika badan dingin tambahkan kikil kaki sapi
– Tahu dan kikil dimakan

Cara Mengatasi Radang Sendi Kedua

Bahan-Bahan obat radang sendi :

– 30 gram kembang pukul empat segar
– 50 gram daun dan kembang sepatu sungsang
– 70 gram daging lidah buaya
– 20 gram rimpang temulawak
– 15 gram jahe merah
– 700cc air
– Gula merah secukupnya

Cara Pemakaian obat radang sendi:

– Semua bahan di cuci bersih
– Lalu rebus dalam 700cc air hingga tersisa 300cc
– Kemudian tambahkan gula merah secukupnya
– Setelah itu disaring dan diminum selagi hangat

Obat Radang Sendi Ketiga

Bahan-Bahan :

– 10 gram sambiloto kering
– 15 gram daun kumis kucing
– 30 gram temu lawak
– 20 gram jahe merah
– Madu secukupnya

Cara Pemakaian :

– Cuci bersih semua bahan
– Kemudian direbus dengan 600cc air hingga tersisa setengahnya
– Lalu tambahkan madu dan minum
– Lakukan 2 kali sehari

 Cara Mengatasi Radang Sendi


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Radang Sendi dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obat Radang Sendi and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>